When a Woman Jealous

image

Sehun EXO

Hyunkun as EXO’s Manager

Friendship, Romance (?) | Vignette | Teen

.

Saat wanita cemburu hanya ada satu hal yang perlu pria lakukan.

.

Hyung, berikan ponselku,” pinta Sehun begitu Hyunkun –manajernya- masuk ke dalam mobil dengan membawa bubble tea dan kentang goreng.

Sehun baru saja merampungkan pemotretan untuk sebuah merek terkenal seragam sekolah. Sang manajer tentu khawatir Sehun kehausan dan kelaparan setelah kegiatan melelahkan, makanya ia sengaja membeli makanan dan minuman walau tanpa permintaan. Namun ternyata sebuah ponsel lebih dipilih Sehun sebagai penyegaran atas kejemuannya berjam-jam tadi.

Merasa usahanya tak begitu dihargai, Hyunkun mendecak, meski kemudian tetap saja patuh menuruti keinginan Sehun. Ia merogoh saku jaket untuk mengambil sebuah ponsel lalu mengembalikan benda itu kepada sang pemilik. Sehun tersenyum lebar menerimanya. Tanpa membuang waktu lagi, jari tangannya segera berselancar pada layar.

“Dari tadi ponselmu terus berbunyi. Ah, berisik sekali,” keluh Hyunkun sembari menghidupkan mesin mobil.

Wajar saja kalau Hyunkun sampai mengomel. Notifikasi pada ponsel Sehun memang ramai, tercatat adanya 28 panggilan tak terjawab dan sebelas pesan masuk yang belum dibaca. Menakjubkan, bukan? Lucunya lagi, semua itu berasal dari orang yang sama.

“Kau memberi tahu pacarmu tidak kalau hari ini ada photoshoot?” tanya sang manajer dengan mata yang tetap fokus ke arah depan memandang jalanan.

“Tentu saja, aku bahkan bercerita dengan detail bahwa sesi pemotretannya dilakukan dengan Irene noona,” pemuda tanggung di samping Hyunkun menjawab santai dengan seringai aneh di parasnya. Sementara tangannya masih asyik menscroll ke atas ke bawah, membaca semua pesan berdasarkan urutan waktu penerimaan. Sesekali Sehun terkikik saat membacanya.

“Lalu kenapa dia malah terus menghubungimu? Sudah tahu kau ada kegiatan, ” Hyunkun heran.

Seringai di wajah Sehun semakin jelas saja. “Justru karena dia tahu makanya dia begitu.”

Hyunkun memainkan stir di tangannya, “Beritahu pacarmu itu, dia seharusnya jangan mengganggu saat kau sedang bekerja, bersabarlah sedikit.”

Sehun beralih dari ponsel dan melirik pada manajernya yang sibuk mengemudi. “Hyung, kau tidak mengerti, ya? Dia ini sedang cemburu, hyung. Cem-bu-ru,” tegas Sehun sambil menunjukkan layar ponselnya yang berisi pesan panjang dari sang kekasih.

“Lalu?” Hyunkun mengedikkan bahu tak peduli.

Sehun mengangkat punggungnya dari sandaran kursi lalu menudingkan jari telunjuk pada sang manajer yang umurnya jelas lebih tua. “Hyung, jangan-jangan kau ini belum pernah pacaran sama sekali, ya?”

Sebelah tangan Hyunkun terkibas menjauhkan tangan Sehun yang seolah menghakimi. “Enak saja! Tentu saja pernah.”

“Kalau begitu seharusnya hyung tahu, wanita akan berubah menjadi makhluk yang menyeramkan ketika sedang cemburu,” ujar Sehun dengan gaya maskulin yang dibuat-buat. “Ia akan mengintaimu, seperti predator yang sedang berburu mangsa,” Sehun menambahkan dengan berlebih. Kalau memang itu benar seharusnya Sehun jangan cari perkara dengan membuat pacarnya cemburu secara sengaja.

“Ia akan menghubungimu berkali-kali, mengirimkan pesan dalam jumlah banyak,” ujar Sehun lagi sambil menunjukkan ponselnya sebagai bukti.

“Itu menjengkelkan,” komentar Hyunkun.

“Itu belum seberapa,” Sehun menanggapi dengan arogan. “Dalam lubuk hatinya, mereka ingin melakukan hal-hal lain yang jauh lebih parah. Misalnya, memasang GPS di tubuh kita atau meletakkan CCTV dan penyadap di rumah. Karena mereka ingin memantau pergerakan kita dan membuktikan kecemburuannya,” Sehun mengambil jeda. “Wanita bisa melakukan hal-hal irrasional saat cemburu,” simpul Sehun.

Hyunkun bergidik. Entah mana yang membuatnya merinding. Kekuatan cemburu wanita yang menakutkan atau kenyataan bahwa saat ini ia sedang mendengarkan ceramah tentang makhluk paling rumit di muka bumi dari seorang pemuda yang baru memasuki tahun ke dua puluhnya hidup di dunia.

“Mereka bahkan bisa lebih menakutkan lagi,” Sehun mulai bicara kembali. “Tapi tak perlu khawatir, saat wanita cemburu hanya ada satu hal yang perlu pria lakukan. .” Sehun menggantung perkataannya memancing rasa penasaran Hyunkun.

“. . . . . . . . . . . . .”

Hyunkun mengernyit. Entah Sehun belajar itu dari mana, tapi tingkahnya sudah seperti expert dalam bidang percintaan saja.

Sehun tersenyum lebar lalu menekan speed dial kedua di ponselnya. Hyunkun tahu betul itu siapa. Speed dial pertama di ponsel Sehun adalah ibunya dan yang kedua adalah gadis yang berhasil mencuri perhatian magnae EXO tersebut. Ya, Sehun harus bertindak cepat sebelum kekasihnya berubah jadi monster karena terlahap api cemburu.

Suara omelan panjang segera terdengar setelah nada tunggu yang membosankan berakhir. Perempuan itu terus mengeluh tentang panggilannya yang tak dijawab oleh Sehun juga pesan singkatnya yang tak kunjung dibalas. Sehun menyimak dengan tenang karena ia tahu dibalik semua umpatan memekakkan telinga yang ia terima ada dua hal yang dirasakan oleh sang kekasih meski tak di ucapkan oleh si gadis: cemburu dan rindu.

“Aku mencintaimu,” potong Sehun tiba-tiba.

Dua kata yang Sehun ucapkan sukses membuat sang kekasih terbungkam. Sayup-sayup terdengar kalimat yang sama dilantunkan pula di seberang sana. Sehun kemudian mengucapkan kalimat-kalimat lain yang tak jauh berbeda dari apa yang sudah ia katakan sebelumnya. Rentetan kata manis yang mampu mewakili perasaannya pada si gadis, menjadi penawar rindu juga memadamkan api cemburu.

Hyunkun tergelak. Beginilah jadinya kalau kau menghabiskan waktu dengan seorang remaja puber yang sedang dimabuk cinta.

.

“. . saat wanita cemburu hanya ada satu hal yang perlu pria lakukan. .

. .meyakinkannya bahwa ia merupakan satu-satunya wanita yang kita cintai.”

.

END

 

Wahahahaha apa ini apa? XD

Sebenarnya sih ff ini sudah dibuat sejak lama tapi belum dipublikasikan karena satu dan lain hal. Awalnya castnya itu Luhan lho. Eh tiba-tiba beberapa hari lalu nemu foto Sehun di atas –yang dipake cover. Di foto itu lihat deh, Sehun kaya yang lagi nelpon cewek gitu haha. Malah kalo kata temen aku nih, Sehun terlihat mesum di sana XD

Rasanya foto itu mengundang banget buat dibikin ff. Aku jadi inget sama ff ini dan rasanya kok foto Sehun cocok banget sama ceritanya. Jadi ya udah deh, ff yg awalnya castnya si Luhan jadi aku rombak lagi sehingga jadinya Sehun sebagai tokoh utama. Haha maafin ya Luhan ya :p

Oh dan untuk nama Hyunkun, kalo ga salah sih ada manajer EXO yang namanya gitu. Kalo ternyata ga ada juga ya udahlah toh ini cuma ff XD

Thanks for read the story ❤ Tinggalkan jejak ya hihi

BONUS PICT

sehun_irene_ivy_club_png_by_hyukhee05-d7wrjyg

Pacar mana yang tak cemburu Hun haha

Anyway, aku suka lho ngelihat mereka lucu aja hihi. Sehun yang lebih muda tapi wajahnya yang terlihat lebih tua dewasa dari umur sebenarnya dan Irene yang lebih tua tapi sangat baby face. Jadinya mereka kaya yang seumuran haha

Iklan

6 pemikiran pada “When a Woman Jealous

  1. Yeah! hai…i’m new at here….
    let’s me speak about this fanfic..
    oke! ini bener banget!
    “. . saat wanita cemburu hanya ada satu hal yang perlu pria lakukan. .

    . .meyakinkannya bahwa ia merupakan satu-satunya wanita yang kita cintai.”

    terkadang kadang pria suka lupa itu *kok jadi curhat?” hahaha
    ini manis banget…dan satu kata buat manajernya,..dia benar2 seperti belum pernah pacaran wkwkwkwk..

    btw, salam kenal ya :D, panggil aku icha aja 😀

    Suka

    • Halo halo icha selamat datang di gubuk kecil ini XD
      Hihi sebenarnya di sini ceritanya manajer itu emang belum pernah pacaran cuma malu untuk mengakui itu di depan sehun
      Aduh kayanya pernah punya pengalaman nih XD
      Btw makasih yaaa udah follow silahkan menjelajah seisi lapak ini dan maaf karena postnya udah lama ga update soalnya aku lagi sibuk huhu
      Sekali lagi selamat datang Icha, salam kenal 😀

      Suka

      • Okr mari kita menjelajah hahaha…gpp kok biasa itu, kadang org memang punya hal yg lebih penting dan itu otomatis membuat sibuk dan susah buat update meski ide kadang timbul dimasa yg tak tepat *curhat lagi*

        Btw, makasi juga sudah folback 😀

        Suka

      • Aduuuuuuh aku banget ituuu
        Aku juga ide sebenarnya bejibun tapi ya sudahlah :((
        Hihi iyaaaa aku follback nanti maen deh menjelajah wp kamu kalo aku senggang 😀

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s